Mengapa Umat Islam Begitu Lemah?

Posted: 6 September 2010 in Sosial Politik
Tag:, , , ,

Rencana pembakaran Al-Qur’an di Amerika Serikat semakin dekat. Aksi yang dinamakan “Hari Pembakaran Al-Qur’an Internasional” ini meski banyak dikecam, namun kelompok pencetus aksi ini seperti tak bergeming dengan berbagai kecaman tersebut. Hal ini, saya lihat disebabkan oleh beberapa faktor:

1.  Lemahnya posisi Islam dan umat Islam (termasuk negara-negara berpenduduk mayoritas muslim) di dunia internasional. Frase “dunia internasional” yang kita pahami sebagai kapitalisme global yang dipimpin oleh AS, saat ini begitu kuat mencengkeram negeri-negeri muslim sehingga tak ada aksi signifikan yang bisa dilakukan oleh umat Islam ketika agama mereka dihina dan dinista. Bahkan, para penguasa negeri-negeri muslim seperti “pemuda kurus dan tak berdaya” yang tak mampu memberikan perlawanan sedikit pun terhadap penghinaan agama Islam, semisal aksi pembakaran al-Qur’an tanggal 11 September ini.

2.  Aksi pembakaran al-Qur’an ini merupakan bukti nyata absurdnya demokrasi dalam memberikan keadilan bagi umat manusia. Demokrasi hanya akan bersikap adil, jika kepentingan para tuan kapitalis terusik, namun jika darah umat Islam yang tertumpahkan, para pembela demokrasi tak akan peduli. Ambil contoh bagaimana sikap pemerintah AS terhadap rencana aksi pembakaran al-Qur’an di negara mereka. Walaupun mengecam, mereka menyatakan tak akan menghentikan aksi tersebut karena konstitusi mereka (demokrasi?) membela hak berekpresi bagi semua orang.

3.  Kuatnya kampanye War On Terrorism (WOT) yang berpijak pada asumsi keliru bahwa Islam sebagai ideologi sebagai akar dari terorisme. Kampanye yang mendunia, bahkan menjadi agenda penting pemerintah RI, ini menghasilkan berbagai tindakan kontradiktif, naif dan sangat tidak menjunjung rasa keadilan. Demi mensukseskan kampanye ini, Densus 88 menangkap ust. Abu Bakar Ba’asyir dengan tuduhan terlibat aksi terorisme tanpa bukti yang kuat. Namun, ketika banyak kelompok penista Islam (seperti Ahmadiyah, Kristen Ekstrim yang merencanakan membakar al-Qur’an, termasuk negara-negara yang terlibat invasi Irak dan Afghanistan) melakukan aksinya, para pendukung WOT diam saja bahkan cenderung mengaminkan aksi mereka. Faktanya, kampanye War On Terrorism menginginkan sebuah tatanan dunia baru dimana hanya ideologi kapitalisme sekuler yang bisa hidup, dibawah pimpinan AS dan sekutu-sekutu mereka. Tidak ada kesempatan bagi setiap orang yang menginginkan diterapkannya Syariah Islam.

4.  Tidak adanya yang bertindak sebagai junnah (pelindung) bagi umat Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim, bahwa Imam (pemimpin umat Islam) merupakan junnah (pelindung), dimana umat Islam akan berperang dibelakangnya dan berlindung dengannya. Makna dari hadits ini adalah, khalifah (imam) akan menjadi pelindung umat Islam sehingga umat Islam memiliki ‘izzah (kemuliaan), tak bisa dihinakan apalagi dinistakan oleh musuh-musuh Islam. Secara fakta, khalifah al-Mu’tashim pernah menyerang salah satu daerah Romawi karena ada diantara mereka yang mencoba melecehkan seorang muslimah. Akhirnya, daerah tersebut berhasil ditaklukkan. Sulthan ‘Abdul Hamid II pernah memberikan ancaman serius kepada Inggris dan Perancis untuk membatalkan rencana salah satu kelompok yang ingin mengadakan kabaret yang berisi penghinaan kepada Rasulullah. Akhirnya Inggris dan Perancis membatalkan kabaret tersebut. Silakan bandingkan dengan apa yang bisa dilakukan para penguasa negeri-negeri muslim sekarang.

Sekarang, kita bisa memilih, apakah kita akan tetap menjadi pendukung demokrasi dan kampanye anti terorisme yang sebenarnya merupakan agenda musuh-musuh Islam untuk menguasai dunia, atau berjuang mengembalikan kemuliaan umat Islam dengan hadirnya kembali Imam bagi umat Islam sedunia.

Muhammad Abduh

Banjarmasin, 7 September 2010

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s