Sediakan 1 jam setiap hari untuk merenung dan memuhasabahi diri. Jika ada kebaikan yang telah kita lakukan hari ini, mari istiqamah dalam kebaikan tersebut. Jika ada keburukan, mari berkomitmen bahwa keburukan tersebut adalah yang terakhir dan tak akan kita lakukan lagi.
Sadarilah bahwa diri kita -siapapun kita- tak terlepas dari kesalahan dan kealpaan. Merenunglah, hitunglah kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan hari ini. Jangan malu apalagi enggan. Tak ada orang lain yang tahu, lagi pula mereka tak perlu tahu. Ini hanya antara diri kita dan Tuhan. Berhitunglah, dan menangislah jika terlalu banyak kesalahan yang kita lakukan hari ini.
Sadarilah, setiap kesalahan akan mengajak kesalahan yang lain. Setiap keburukan yang kita lakukan, akan menghitamkan hati dan mengotorkan pikiran kita. Merusak jiwa kita yang fitri. Sehingga, tanpa kita sadari sebelumnya, kita telah menjadi ahli maksiat. Orang yang merasa enjoy dengan berbagai kesalahan yang dilakukan, seakan-akan itu bukan lagi sebuah kesalahan. Sadarilah dan sadarlah. Hidup di dunia hanya sementara, jangan isi dengan kemaksiatan.
Renungilah alam semesta ini dan diri kita sendiri. Sadarilah bahwa Tuhan berkuasa atas kita. Sadarilah bahwa kita akan kembali kepada-Nya. Jangan sampai ketika kita kembali, kita berhadapan dengan Tuhan sedang Dia dalam keadaan murka. Na’udzubillahi min dzalik.
Muhammad Abduh
Banjarmasin, 2 Juli 2010




[...] Ssstt… ini rahasia, beberapa kata kunci yang paling dicari adalah: porno, cerita panas, sex, xxx, miyabi, dan yang semisal. Kalau Anda nekad mencantumkan “kata kunci” tersebut di blog Anda, [...]