Alhamdulillah, dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala, saya telah memiliki blog dengan domain abufurqan.com, kata sebagian blogger sih menggunakan .com atau semisalnya seperti .net, .asia, de el el terkesan lebih profesional dibanding menggunakan sub domain dari wordpress.com atau blogspot.com. Karena itu juga saya rela mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli domain dan sewa hosting untuk blog abufurqan.com.

Insya Allah abufurqan.com akan aktif sejak 1 Januari 2011, jika berkenan silakan mengunjungi blog tersebut. Sedangkan blog ini (muhammadabduh.wordpress.com) insya Allah akan tetap ada sebagai pendamping dari blog utama saya tersebut (abufurqan.com).

Terima kasih banyak atas perhatiannya. Jazaakumullah khairan katsiron.

Muhammad Abduh

Banjarmasin, 24 Desember 2010

Gayus Is The Best

Posted: 30 November 2010 in Singkat Saja
Tag:,

Berkat Gayus, kita tak perlu lagi susah-susah mencari data kebobrokan negara ini. Semua sudah ditampilkan oleh Gayus, apa adanya. Bravo Gayus!

Muhammad Abduh

Banjarmasin, 30 November 2010

Coba bandingkan perlakuan penegak hukum,
pada Gayus Tambunan dan ust. Abu Bakar Ba’asyir.

Gayus Tambunan yang telah nyata-nyata terbukti,
mengkorupsi uang negara ratusan miliar,
menjadi bagian jaringan korupsi di perpajakan,
yang katanya, “Orang bijak, taat pajak”,
walau sudah ditahan, masih bisa plesiran kemana-mana,
terakhir nonton Tenis Internasional di Bali.

Baca entri selengkapnya »

Mohon maaf, tulisan saya kali ini tak bertema. Beberapa alasan saya membuat tulisan ini adalah:

1. Saya sudah lama tak menulis untuk blog ini. Lihatlah arsip di sidebar, Anda akan tahu bahwa tulisan ini merupakan tulisan pertama saya di bulan ini.

2. Saya ingin menjaga konsistensi nge-blog. Syarat utama menjadi blogger yang sukses adalah konsistensi. Sebagus apapun blog kita, jika kita tak konsisten mengisinya dengan konten-konten baru secara berkala, tak akan banyak orang yang berkunjung ke blog kita.

Baca entri selengkapnya »

Media

Posted: 24 September 2010 in Singkat Saja
Tag:, ,

Jika kita menerima mentah-mentah semua informasi yang diberikan oleh media (cetak, elektronik), artinya kita telah menjerumuskan diri dalam jaring pembodohan. Klarifikasi, konfirmasi dan tabayyun-lah setiap mendapatkan informasi tentang sesuatu, sebelum kita membenarkan dan menindaklanjuti informasi tersebut.

Muhammad Abduh

Banjarmasin, 24 September 2010

Mencoba mengutip nasihat Dr. ‘Aidh al-Qarni, MA dari buku “Tips Belajar Para Ulama” (buku terjemahan, saya sudah jelaskan disini). Berikut kutipan nasihat beliau, dengan judul “Wahai Penuntut Ilmu, Berhati-hatilah dalam Berfatwa”:

Fatwa merupakan masalah yang sangat genting. Sebab, ia merupakan ‘tanda tangan rekomendasi’ dari Robb semesta alam. Oleh karena itu, berhati-hatilah jangan sampai terburu-buru memberi fatwa dan membinasakan diri di dalamnya. Hendaklah Anda berpegang pada kata-kata ‘Saya tidak tahu’. Kata-kata ini, di mata orang-orang yang bertakwa dan waro’, ibarat air yang dingin.

Begitulah nasihat beliau. Singkat namun sangat mengena. Mudah-mudahan kita tidak menjadi orang yang memaksakan diri, berlagak sebagai mufti yang faqih, padahal shahih bukhari pun jarang dibaca apalagi dihafal. Wallahu waliyyut taufiq.

Muhammad Abduh

Banjarmasin, 22 September 2010

Berikut beberapa “cara tak biasa” untuk memperbanyak kunjungan ke blog Anda.

1. Siapkan modal (uang) untuk pergi ke beberapa warnet setiap hari. Buat jadwal kunjungan Anda ke warnet, misalnya: (1) Senin → 08.00 – 09.00: ke warnet A, 11.00 – 11.30: ke warnet B, 16.00 – 18.00: ke warnet D, 21.00 – 22.00: ke warnet F ; (2) Selasa → 10.00 – 12.00: ke warnet A, 15.00 – 16.00: ke warnet C, 20.00 – 22.00: ke warnet E. Demikian seterusnya dibuat untuk hari Rabu, Kamis, Jum’at, Sabtu dan Ahad. Jangan lupa, setiap ke warnet buka blog Anda. Yakin saja, blog Anda tak akan kosong dari pengunjung setiap harinya. Cara ini sangat cocok untuk mahasiswa (tinggal sesuaikan dengan jadwal kuliah), entrepreneur (yang kerja semau gue) atau pengangguran (free time everytime).

Baca entri selengkapnya »

Standar Kebenaran

Posted: 20 September 2010 in Singkat Saja
Tag:, ,

Kebenaran dan kebaikan akan selalu menjadi relatif bahkan nisbi, jika tak ada standar yang sama bagi semua orang. Islam yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah standar kebenaran dan kebaikan yang diberikan Allah rabbul ‘alamin bagi kita semua. Jika pola pikir dan pola sikap Anda tak sesuai dengan Islam, berarti Anda tidak berada dalam kebenaran dan kebaikan. Sebaliknya, jika Anda mengikuti Islam, berarti Anda mengikuti kebenaran dan berada dalam kebaikan. Wallahu a’lam bishshawwab.

Muhammad Abduh

Banjarmasin, 20 September 2010

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pada tulisan kali ini saya akan menyampaikan cara membentengi diri dari sihir. Sumber tulisan ini saya ambil dari buku “Keajaiban Thibbun Nabawi”, terjemahan dari buku berbahasa Arab berjudul “asy-Syifa’ min Wahyi Khatam al-Anbiya’” karya Aiman Ibn ‘Abd al-Fattah. Berikut beberapa cara membentengi diri dari sihir menurut buku tersebut (catatan: ada sedikit editing dan penambahan dari saya, yang saya ambil dari referensi lain, namun tidak mengubah isi).

1. Memakan tujuh butir kurma ‘ajwah, yang paling baik adalah kurma madinah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من تصبح بسبع تمرات عجوة لم يضره ذلك اليوم سم ولا سحر

“Barangsiapa sarapan pagi dengan tujuh butir kurma ‘ajwah, maka ia tidak akan terkena bahaya racun dan sihir pada hari itu.” (al-Bukhari no. 5769 dan Muslim no. 2047)

Baca entri selengkapnya »

Taqlid Buta

Posted: 17 September 2010 in Singkat Saja
Tag:, , ,

Jika kita tak bersedia menguji kebenaran pemikiran kita secara jujur, sesungguhnya kita telah terjerumus pada kejumudan dan taqlid buta yang tercela.

Muhammad Abduh

Banjarmasin, 17 September 2010